Selasa, 03 April 2012

IKRAM, seems like a childhood reunion


          Pikiran buat posting tentang ini udah agak lama sih munculnya, tapi baru sempat dan dapet inspirasi yang alakadarnya juga pas sekarang.

          Enaknya gimana ya mau ceritanya? Langsung ke inti atau dijabarin satu-satu dari awal? Eeuuum mulainya juga aku gak tau nih mau dari mana -____-. Yaudah lah, yang bisa aku ceritain aja deh menurut sudut pandang mata minus ini yaaak.

          Ceritanya bermula dari sekitar 2 bulan yang lalu. Once upon a time, ada kawan yang juga tetangga datang ke rumah kami satu-satu. Menyampaikan kabar simpang siur yang awalnya juga aku gak yakin. Ada undangan buat datang ke mesjid dekat rumah buat penyusunan remaja mesjid. Aku enggeh-enggeh aja, dengan satu kalimat, ‘gak janji dateng…’ dia kayaknya pasrah pas aku bilang kayak gitu. Trus dia kembali berkelana kesana kemari tanpa alamat palsu.

          Meeting perdana, aku gak datang. Ada acara yang sebenernya gak harus sih, tapi agak  terpaksa datangnya. Untungnya sih acara yang aku hadirin kemarin gak garing dan cukup menghibur. Hasil rapatnya aku tanyain sama si @andinree dan Eka karena pas malemnya kami papasan.

          Meeting kedua, aku usahain aku dateng. Pas nyampe tempat tujuan, berasa kayak orang baru aja di sana. Padahal baru sekali aja aku gak dateng dan yang aku hadapin di sana sebenernya bukan orang-orang baru. Malahan di antara kami udah saling tau dan saling kenal.

          Wajar aja sih kalau di antara kami semua udah banyak yang saling kenal karena kami semua itu teman. Lebih dari teman yang baru aja jumpa karena kami adalah teman sepermainan. Yap. Sekitar eeeeng…..6 tahun yang lalu. Kami selalu bersama dalam suka dan duka. Oke yang ini lebay. Maksudnya, dulu kami itu teman, dan sekarang pun bisa dipastiin, iya. Tapi dulu kami berteman dalam forum yang berbeda. Dan masalah yang didiskusiin pun jelas beda, dan yang pasti bukan masalah demo kenaikan harga BBM.

Dulu forum kami itu madrasah yang dipimpin abi-abi yang sampe saat ini ngangeninnya luar biasa. Sekarang, forum kami sebagai remaja mesjid yang lebih aktif, dewasa, bertanggung jawab, dan unyu melampaui batas. Beda zaman. Beda forum.

Nginget Abi-abi (panggilan untuk Ustadz yang ngajar kami di madrasah itu) yang ngangenin, inget masa-masa pas masih jadi anak SD dengan tingkat kepolosan mutlak. Inget kejadian-kejadian yang kami buat pas ngaji bareng dan waaaaw itu satu kenangan yang jujur pengen aku ulang, apalagi inget Abinya.

Suatu kebetulan atau gak, setelah bertahun-tahun kami gak jumpa atau gak ngobrol panjang lebar secara langsung, sekarang kami bisa ngelakuin hal itu sama-sama lagi. Lucu aja ngebayanginnya. Forum ini jadi kayak semacam wadah, bukan wadah buat kobokan. Tapi wadah buat kami reuni. Hal yang gak pernah kami lakuin selama 6 tahun kebelakang. Cerita tentang masa-masa bareng Abi-abi juga masa-masa galau sekarang. Hahaha. Just have a lil fun inside it.
Seenggaknya, tanpa menyewa Tim Termehek-mehek pun untuk menyatukan dan mempertemukan kami yang gak pernah bareng selama 6 tahun, IKRAM udah ngelakuin ini duluan dan jauh lebih mulia. Just like it’s name O:].

Waw. IKRAM, Ikatan Remaja Mesjid Al-Mukhlisin, it seems like a childhood reunion. Thanks IKRAM.


w/
-me,
Having a lil childhood reunion
With may childhood friends-

0 komentar:

Posting Komentar

Pages

Credits

Diberdayakan oleh Blogger.