Kamis, 23 Februari 2012

Enchanted II (Beneran Enchanted)

Happy Ending di YBWM gak aku rasain. Karena emang sebenernya itu semua GAK ADA. Aduuuh gak tau gimana maparinnya. Intinya, gak sepersis sama yang ada di semua lirik lagu itu loh.
                Sekarang, nyesek malahan yang ada. Menit ke 3.40 YBWM habis jatah. Jari-jari mungil ini kembali menjamah keypad hp dan menatap layar yang sekarang muterin Enchanted.
Disinilah kegalauan bermula…….
Once upon a time, there was a beautiful princess, yesss, she’s…not me of course…..because I’m totally not beautiful but extreamly very georgeous and beautiful >̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴͡  *lempar sepatu! kau ku tangkap* Oke oke pliiisss pinik, ini bukan cerita kerajaan karena jelas ini ENCHANTED bukan LOVE STORY *yang imannya kuat pasti ngerti, kalo gak ngerti, coba cek saldo tabungan rekening anda*
                Well… Ini kisah tragisnya…eeeh gak deng, gak seseram itu kok, tenang aja yaaa, cuma kayak digigit semut kok *salah imunisasi*
                Jadi kan, awalnya cuma addict aja sama Tay dan ngedownload lagu dia. Dan Enchanted masuk daftar lagu yang jarang aku dengerin pas itu *cianliii, jan nangis dums, cupucupucuuup*. Berhubung aku agak serem denger intronya buat pertama kali dan liriknya itu celana dalem banget, ada vocab yang jarang aku denger dan gak bisa ditangkap IQ yang gak nyampe 230 ini *yaaah keliatan odongnya -___-*. Tapi ada seorang kawan yang identitas dan suaranya disamarkan, mirip acara-acara investigasi yang ada di TV itu loooh, naaah dia biasanya jadi salah satu narasumber disitu. Dia jujur dan mengutarakan isi hatinya sama ku, kalo dia itu suka sama Enchanted. Dan untuk melancarkan konser urakan kami di kelas, ku dengerin juga lah Enchanted yang asli buat bulu kuduk merinding << L.E.B.A.Y.
                Awalnya gak terlalu ngerti sama lagunya. Yaaa itu tadi, yang kayak aku bilang di paragraph sebelumnya. Dengan berpeluh yang menetes tiada tara sebab sumber air sudekat, aku nyari lirik dan artinya di google, kamus, koran, majalah bahkan nanya di pinggir jalan yang ternyata benar-benar salah karena akhirnya aku dikasih uang seribuan *bagian dari program hemat*
                Gak bisa dipungkiri deh, ini emang panggilan batin-jiwa-dan-raga sama Tay sebagai salah satu ADIK KANDUNGnya yang memang ternyata ini lah salah satu bukti yang semakin mendekatkan kami sebagai kakak-beradik-yang-dibuang*lempar batok berapi*. Aku langsung ngerti setelah lebih dari 3 bulan yang bisa dibilang 5 bulanan ngedengerin sampe kuping kapalan disertai mobilan. DAAANNNN…….TIBALAH SAATNYAAAA!!! JRRRRRRRRREEEEEEEEEEEENGGGGGGGGGGG……………….. JRRRRRREEEEEEEEEEENGGGGGGGGGGGGGGGG…………….!!!!!!!!
                Baju Koko Putih muncul di hadapanku! Tapi gak muncul kayak ‘mbak-mbak’ yang ketawa cekikikan nonton OVJ karena itu sumpah sangat menyenangkan menyeramkan. Well, bayangannya datang dengan apik, bijaksana dan bercahaya, efek dari power point itu emang gak sia-sia.
……
 AHHAAIIII…. KHAAANNN…NOOOOHHTT…BEHHHEREEEAATTTT!!! KAAAHHNNOOOHHHTTT BEEHHRRRREEEAAATTTTTHHHH!!!!!! HEEEHHHHHHLLLPPPP!!!!! SHOOMMMBHOOODDEEEEEEHHHH HEEELLLLHHHPPP MEEEEEHHHHH PEEHHLLLEEEEAAAAAAAAAASSSSSEEEEEEEHHHH!!!!!!!!
AAAAAA NYESEK! Gak bisa napas tiba-tiba! Ya Allah, apa ini? Aku belum ngeliat malaikat Izrail, aku belum mati. Mungkin aku mau mati sekarang.
Aaaaaaaaaaaaa gak bisa napas. Dada ku sakiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittttttttttttttttttt kaliiiiiiiiiiiiiii kayak diiket pake tambang yang kayak diklan-iklan itu loooh, gak tau iklan apa. 
CANNOT BREAAAAATTTTHHHH!!!
TABUNG OKSIGEN MANA TABUNG OKSIGEN????????????
*dikasih pompa sepeda*
*gembung udara perut ku*
*hampir terbang kebawa cinta muuuu –eh-*
*nyawa terselamatkan!*
*berhasil berhasil berhasil horeeeeeee!!!*
Sumpah lah KAHHNOOHHHTT BEEHHREEAAATTT WEEEEEHHHH!!! *percaya lah, sound effect-nya itu gak kayak desssaaaahhhhan Jupe sama Depe pas lagi jambak-jambak’an* <<  *omongan anak di bawah umur yang gak layak*.
                Bayangan Baju Koko Putih muncul lagi….
‘Heeeyyy, aku belum mati, aku belum di surga, belum cukup umur katanya, tapi kenapa…ada hidung kayak punya kamu….nyindir atau ngejek?’
CCCUUUUTTTTT!!!!!! ABAIKAN!
Dadaku sesak, sakiiiitttt kaliiii. Taukan gimana rasanya? Sakit banget sumpah. Kalo gak tau, anada kurang beruntung, coba lagi lain hari. Gak tau kenapa, ini terjadi setiap aku dengerin Enchanted. Iya, setiap kali, dalam suasana apa pun dan kapan pun. Dan sekarang aku gak percaya sama teh botol yang katanya ‘apapun makanannya, minumnya teh botol…’emang darimana hubungannya sama teh botol??? Gak tau. Gak ada. Lanjuuutttt. Well, mungkin ini yang dinamakan ENCHANTED SYNDROME CAUSED MISSING HIM AND STILL BEING TRAPPED IN HIS HEART DISEASE dan dikarenakan virus SPINKOLOSIS ROBUSTUS SAPIENS ULTRAMAN POWER RANGER MERAH BATA KARENA LARUTAN FEHLING. Penyakit yang gaktau dari mana dan siapa penemunya serta apa penyebabnya. Oiya, kemarin aku pergi ke dokter dan meriksain gejala yang ku alamin ini. Si dokter mendengarkan sangat antusias dan penuh kreativitas.
‘Dok, belakangan saya ngerasain yang aneh dari diri saya,’
‘Coba kamu ceritakan apa itu,’
‘Gini, dok, saya adalah penggemar Tay, sebenernya lebih dari itu, saya ini…..adiknya……yang dibuang, dok, iya, sengaja dibuang gitu…’
‘ Alasannya?’
‘Mereka bilang perbedaan bentuk hidung dan postur tubuh…’
Si Dokter manggut-manggut, aku anggap dia ngerti, ngertiin perasaaan ku untuk hal ini maksudnya. ‘Oke, lanjutkan,’ kata si dokter.
‘Mereka sebenernya udah nyuruh saya buat oplas dan import lemak sama tulang di Somalia. Katanya karena di sana banyak pembajak, jadi banyak blekmarket dan harganya lebih murah. Saat itu kondisi financial kami sangat mengkhawatirkan karena diburu tugas dan ujian 3 bulan mendatang, *curhatan anak SMA mau UN*. Tapi saya nolak, dok….’
‘Mengapa? Itu sungguh tawaran yang langka!’
LANGKA DENGKULMU ITU DOK!
‘Saya lebih suka ke Bangkok. Di sana kan, banyak gajah, itu udah menjadi salah satu bukti kuat akan oplas yang mereka jalankan. Iya, belalai hidung gajah,’
‘We-O-We. WOW!’ si dokter mulai kumat kayaknya.
‘…..’ *eceknya efek speechless gitu* ‘Jadi dok…’ lanjutku. ‘Setelah dipikir-pikir, resikonya sangat berat. Belum lagi efek yang ditimbulkan kalo oplasnya gagal, bisa-bisa hidung saya meleleh dan mancungnya jadi kayak si gajah. Sesungguhnya yang berlebihan itu tidak baik, dok,’
‘Tapi bukankah itu bagian dari promosi? Hidung kamu dioperasi 3 kali dari rencana?’
‘….’ (AH SUSKO?) ‘ Tapi saya lebih suka dengan anugerah yang diberikan Allah SWT. Ini adalah anugerah yang sangat luar biasa,’
*Hadirin dipersilahkan berdiri, memberikan standing applause, rolling applause juga boleh, atau lebih baik nilai pendjasnya kalau splitting dan handstanding atau kayang-ing applause. Ditambah dengan arak-arakan keliling kampung dan kembang api yang membahana?! Waahhh, super sekali saudara.’
‘Apalagi saya sangat yakin, kalau tanpa dioperasi pun kemiripan dan kenyataan yang tidak bisa diterima banyak pihak bahwa saya adalah adiknya Tay tidak diragukan lagi. hidung kami…..persis, dok. Dan saya juga yakin, hidung pesek itu sangat We-O-We!’
‘…………………………………………………’ *speechless yang panjang*
*bagi hadirin yang ingin duduk kembali, silahkan…atau yang mau pulang juga boleh, tapi jangan sampai di lempar sepatu yaaa, sayaaaaang loh, harga sepatu sekarang gak murah.’
‘Apa tidak ada keluhan lain? Anggap saja saya hampir muak dengan karangan kamu yang tadi.’
‘Eeeuuum, ada dok. Tentang Enchanted! Saya selalu ngerasa dada saya sesak dan serasa di tekan atau ditusuk pake jarum pentol kayak yang di iklan itu loh, dok. Cekiit cekiiit gitu,’
‘Kenapa bisa begitu?’
‘Kalau saya tau, dokter tidak akan saya ijinkan mendengar keluhan saya!’
‘Oke, maafkan saya. Khilaf itu manusiawi. Kemudian?’
‘Yaaa, seperti itu lah, dok. Seperti respon yang refleks dari saraf-saraf kasih sayang saya kepada dia sadar dan tak sadar saya. Mereka langsung bereaksi kalau denger Enchanted, seperti yang saya jelaskan tadi.’
‘Saya masih belum mengerti,’
‘Dokter lulusan mana sih?’
‘………’si dokter nyari aman. ‘Oke….anggap saja saya mengerti,’ dokternya duduk di pojokan, bergayung.
‘Apa yang harus saya lakukan, dok? APPPHHHHAAAAAHHHHH??? Щ(ºДºщ)
‘Untuk masalah pertama, saya rasa kamu harus ke psikolog untuk perawatan dan meditasi lebih lanjut. Saya khawatir dengan keadaan kamu. Kalau dia juga gak sanggup, kamu tinggal menunggu hari saja, yang sabar yaaaaaa,’ dokter mengelus rambutku. Aaahh romantis sekali dokter ini.
‘Tapi untuk masalah kedua….’ Si dokter tidak melanjutkan kata-katanya. Oohhh habis pulsa ternyata.
‘Kenapa dengan masalah kedua, dok?’
‘Saya mendeteksi kamu terkena ENCHANTED SYNDROME CAUSED MISSING HIM AND STILL BEING TRAPPED IN HIS HEART DISEASE dan dikarenakan virus SPINKOLOSIS ROBUSTUS SAPIENS ULTRAMAN POWER RANGER MERAH BATA KARENA LARUTAN FEHLING.
‘Dari mana dokter tau?’
‘Dari paragraph sebelumnya yang kamu tulis di posting ini,’
*CABUT GIGI DENGER JAWABAN SI DOKTER*
‘Jadihhh aapphhhaaahhh yaaangghhhh hhaaaaruuusssshhh sssaaahhhyyaaa laahkuuuuhhkhaannnn dddhhhookkk?’ napas ku mulai nyangkut lagi gara-gara si dokter.
‘Saya sendiri bingung, karena saya mengalami masalah yang sama’
‘Loooh, kok bisa gitu dok?’
‘Kamu sadar gak sih, yang nulis ini semua itu kamu! Saya ya kamu, kamu ya kamu, kamu ya saya. Gak heran kita dalam masalah yang sama!’
‘Dokter, boleh saya tiduran di rel kereta api sekarang?’
‘Tunggu, saya udah booking tempat duluan di sana,’
*beneran mau mati!*
Oke, terlepas dari curahan hati ku ke si dokter aka diri ku sendiri, perjuangan nulis postingan Enchanted ini beraaaaaaaaaaattttttt banget. Salah satunya, sesi blog ini yang dijamin bakalan galau. Kalau jaminan salah, periksa segel yang anda terima. Gak ada lawakan yang maksa lucunya kayak biasanya karena postingan yang lain pun GARING semua. Setelah diteliti, kegalauan ini ada alasannya.
·         Alasan pertama, Enchanted sukses buat aku galau, nyesek dan gak bisa napas hampir 2 tahunan ini.
·         Alasan kedua, waktu aku nulis sebagian draft postingan ini di kertas bekas makalah TIK *salah satu program hemat terencana, mencegah global warming. Alasan lain selain dibilang pelit*, aku lagi lesu, bahkan tetesan air mata hampor berlinang memenuhi termos Angry Birds-ku. Wuhay? ASK GURU MANDARIN!
Yang buat aku gak habis berpikir walaupun biasanya gak pernah mikir, kenapa dia, Guru Mandarin ku bisa buat aku nangis gini? Yaampuuuuunnn, sumpah gak rela! Biasanya juga ku nangis gara-gara……iya….siapa lagi…..adek ku lah kalau kami lagi berantem -__________-. Kemungkinan kasus yang aku alamin sama si guru *beeeeeeeeeeeeppppppp* *I didn’t say anything, why you ‘beep’ that?*, jadi kemungkinannya itu 23 : 230000 yang kalau disederhanain jadi : atau  kemudian disubsitusikan ke , maka itulah hasilnya. Ini yang sering buat aku palak sendiri sama guru sebijik ini. Mungkin ini cobaan, can do the other better *angels fly*. Dan perjuangan yang lebih berat dari berat badanku ini adalah, waktu yang dibutuhkan buat nulis postingan ini hampir seminggu! Kegalauan Encahnted ini memang menyebar ke semua penjuru hari-hariku. Gak We-O-We sih yaaa -_-
Balik ke enchanted yang tertunda tadi, balik juga  ke galau yang terbelenggu di hatiku dan hati dia. 2 tahun yang lalu…… *flashback* *cekrreeeeekkkkkk!!! Wiiidiiihhh silauuu!!!* *wooooyyy bukan flash camera! Flashback wooooyyyy flashback!!! Alur mundur!!!!!!!*
There I was again tonight
Forcing laughter, faking smiles
Same old tired lonely places
Walls of insincerity
Shifting eyes and vacancy
Vanished when I saw your face 

Habis nulis lirik di atas, aku buru-buru helas napas yang daritadi nyangkut di tenggorokan. Dan aku baru sadar waktu kawanku bilang aku kayak ikan mas koki megap-megap (baca: efek Enchanted). Lirik awal Enchanted itu emang pas, persis, kembar-siam-identik sama yang ku alami 2 tahun lalu. Waktu aku Cuma bisa mandangin si Baju Koko Putih. Eeehhh ntar dulu, kayaknya panjang kali kalau inisial dia itu si Baju Koko Putih. Gimana kalau jadi….BKP?.....Koko (hahha koko-koko di BT :D)…….atau…. aaahhh seakin terdengar awkward saja saudara. Lanjut deeeh, eehhh ntar dulu, aku bingung mau mulai lagi dari mana…. 

Your eyes wishpered ‘have we met?’
Across the room your silhouette
Starts to make it’s way to me
The playful conversation starts
Counter all your quick remarks
Like passing note in secrecy 

Dan lirik yang itu aku alami juga sama kayak dia ngalamin itu juga. Ini yang buat aku nyesek tiap kali papasan sama dia, 2 tahun yang lalu. Nyesek. Kami gak cuma jumpa untuk pertama kalinya, malah mungkin…sering. Dan aku kayak…. Cuma berani natap bayangannya aja, bukan dianya. Dan…playful conversation starts…. 

The lingering question kept me up
2 AM, who do you love?
I wondered till I’m wide awake 

Gak ngelak deh, kalau ini juga pasti pernah kepikiran sama ku, tentang…..dia. Kadang sempat berharap yang gak pasti, tentang…..kami…..itu dulu, bukan sekarang J walaupun sekarang I’m wondering who does he love? But I don’t expect too much to him anymore. 

 And now I’m pacing back and forth
          Wishing you where at my door
I’d open up and you would say, ‘hey’
:’) << Cuma ini yang ada sekarang. Just wishing :’)

This is me praying now
This was the very first page
Not where the story line ends
My thought will echo your name
Until I see you again
These are the words I held back
As I was leaving too soon
I was enchanted to meet you
Please don’t be in love with someone else
Please don’t have somebody waiting on you

Keinget pas dulu kami belum saling kenal dan aku kayak udah mulai ‘mengidolakan’ dia. Gravity-graviti SPINK yang jadi saksi bisu *ceeiilllaaaahh*. Iya, bener. waktu itu masih marok, yaaa bisa dibilang gitu sih. Gravity SPINK itu beserak dimana-mana. Setiap kertas kosong dan gak kepake, aku buat gravity. Pulpen sama spidol warna pun gak tahan lama. Mereka jadi saksi perjuangan *halaaaahhhhh*. And those words remind me how I adore him and wishing we could be together. Oohhh, sweet memories :’) Sometimes just like wanna go back to the past but sometimse I hope it never happened :’(.

This night is sparkling don’t’ you let it go
I’m wonderstruck, blushing all the way home
I’ll stand forever, wondering if you knew
This night is flawless, don’t you let it go
I’m wonderstruck dancing around all alone
I’ll stand forever wondering if you knew
I was enchanted to meet you
Yaaaap! Parts of this song which always make me hard to breath and dying of him. Makes me smiling and dancing around all alone like a insane. But that was….sweet moment….sweet memories, thankyou.

          Sekian Enchanted dari saya. Lebih kurangnya saya mohon maaf. Akhir kata,
Wassalamualaikum Wr. Wb
Maaf yaaa, aku buru-buru mau ke rumah sakit. Dada ku nyesek lagi gara-gara Enchanted ini :’)

w/
-me,
was ENCHANTED to meet you-
Read More

Enchanted I (YBWM)

There I was again tonight
Forcing laughter faking smile
Same old tired place
…………………….
                Maksa emang lagi ngantuk berat-seberat-berat-badan-gajah yang dibandingin sama berat badanku, ini hal emang maksa dan memaksa serta dipaksakan pula. AKU NGANTUK! HUWWWOOOOOOOOO A-K-U-N-G-A-N-T-U-K-!-!-! Dan kalian bakal ngerespon ‘Y-A-U-D-A-H-T-I-D-U-R-S-A-N-A-K-A-L-O-N-G-A-N-T-U-K-A-D-A-M-I-E-A-Y-A-M-S-P-E-C-I-A-L-T-U-H. Yaaah jawaban dengan aksen yang sama, gak kreatif woooooooo.
                Kata orang kalo kita gak bisa tidur biasanya ada yang dipikirin. Tapi sebagai salah satu admin dari bangsa curut yang keras kepala, aku ngebantah hal itu. apa coba yang mau dipikirin? Baju udah disetrika, dan hari ini lagi MERDEKA GAK ADA PR! (bold-italic-underlined-fontsize max). eeeeeng ada sih yang kepikiran, hutang -_- dan kamar yang masih kayak kandang sapi, dan ku akui kandang sapi sama kamarku aja masih rapian kandang sapi kali ya. Fiyuuuh pendustaan yang sangat digaransikan jujur. Tapi sering kali si Mama merepet bilang gini, ‘Ini kamar berantakannya luar biasa! Udah kayak kandang sapi aja ya!’ secara gak langsung berarti Mama ngatain aku sapi gitu? Jadi, aku anak siapaaaaaaaaaaaaaaa??? Anak sapi? Mama berarti juga sapi dong *PLAAAAAKKKKKK!!! Dilempar panci yang pantatnya item* Jadi kalo Mama gak sapi, emakku maanaaaa????? SAPI MANA SAPIIII???
                Well, gak usah ngomongin Mama sapi lagi deh. Kalo dibilang gak ada yang dipikirin, jelas saja dusta ada di antara kita. Esmeralda pun tahu hal itu, karena Alexandro melihat dari matanya yang berbinar-binar bagai emas 24 karat lagi drastis turun harganya. *eeehh salah channel! Pindah channel sebelum habis masa berlaku!*. Yaaa ada sih………………………Enchanted.
Lagu yang hampir 2 tahun aku dengerin dan dendangkan dengan suara merdu yang sangat fales. Yap! lagunya Tay yang juga diaransemen sama Owl City. Uuuhhhh Adam Young (ʃƪ ♥з♥)‎​.
                Awalnya dari aku yang baru aja main Angry Birds dan sampe sekarang masih terotak gimana ngancurin BABI (sengaja digedein) dan dapetin Golden Eggs-nya. Ah yasudahlaaah… Oya bagi yang tau triknya, kasih tau aku yaaa, aku ada di ruma T** FUC* setiap minggu, kamu bisa datang kesana dan jumpa sama di sana. Tiada kesan tanpa kehadiran mu. *eehh loh salah produk!*.
                Jam 12 teng! Midnight. Aku ambil headset curian dan hp pinjeman. Hal pertama yang ku lakuin dengan 2 benda itu tentu saja merestui mereka dalam satu ikatan listrik. SAH?! Saaaaahhh, ALHAMDULILLAH (Y) tahap selanjutanya, aduk hingga semua bahan tercampur merata kalian pasti udah tau semua kan?! Hayooo tebak apa?! Yaampun! Yap! Bener! Aku nelpon operator buat ngucapin ‘selamat malam, have a nice dream, kalo ternyata nanti mimpiin aku, have a nightmare yaaa,’ *salah setting* *lempar pake kartu perdana seribu perak*. Yasudahlaaah, udah tau juga kan kalo pake headset dan megang hp secara bersamaan itu mau ngapain?!
                Sebelum sampe ke playlist yang berlafadzkan Enchanted, aku mampir dulu ke YBWM karena gak tahan sama godaannya. Buat yang satu ini, imanku emang gak pernah kuat. Belakangan agak terotak sama YBWM. Gak tau kenapa. Kalo pun tau, mungkin aku yang pura-pura gak tau atau gak sadar karena udah tau *siram air seember biar sadar*. Biasanya, aku jerit-jerit ngeluarin decitan curut yang berirama 4/4 dengan lirik yang gak jelas. Tapi kali ini BEDA! ‘Iya, BEDA! Yang buat ditaruh di muka itu loh’. ‘PLAAAKKK!!! Dodol itu facial foam loooh, jauh amat sih’ ‘ Odong itu tadi maksudnya Foundation!’ ‘Ooohh, ku kira tadi BEDAK’ ‘……’ *rela ditabrak roket*.
Yaaah akhir-akhir ini aku agak mendengarkan dan meresapi dengan sangat khidmat upacara di sekolah tadi pagi. Euuum oke-oke, yang tadi becanda. Maksudnya lagu YBWM itu tadi lah. Agak nyesek emang walaupun enggak sebenernya. Biar agak dramatis aja gitu loh weee -_______-.
                *Intro YBWM* -aku manggut-manggut-
                ‘You’re on the phone with your girlfriend she’s upset blahblahblaaahhhhhhhh’ –diem, mikir,es degan deg-degan-
                ‘But she wears short skirt, I wear T-shirt …’ –berdecak-
                ‘Dreaming ‘bout the day when you wake up and find…..’ –pasang senyum manis Rapunzel-
                ‘Bur she wears high heels, I wear sneakers….’ –berdecak untuk kedua kalinya. Kali ini decakannya lebih tajam, actual dan terpercaya-
                ‘I’m the one who makes you laugh when you know about you’re cried…’ –diem- *tok-tok-tok…* *siapaaa?* *ini GALAU* *rela keracunan makan apelnya Snow White*
                Lirik yang lain…….entahlah……ragu aku. Gak tega nulisnya, kasian, belum makan dari pagi katanya *eh loh, ini apa lagi coba?!*
                Aku kepikiran …………………… sama…………………. seseorang…………………….. cewek……… iya…………….. aku……………………………… eeeeeng…………………………. anuuu…………………………. *garuk-garuk kepala* …………………..itu…………………….. eengggggg………………………….. anuuuuuuuu……………….*garuk-garuk badan* eeennnggg daktarin mana daktarin???
                Oke, jangan salah paham dulu. Ini bukan siapa-siapa dan apa-apa seperti yang ada di kepala otak kalian. Bukan berarti aku sama si cewek ini dalam tanda kutip karena sebenernya kami dalam tanda kurung, biar lebih hangat *eeeehhh aaaaaaaaaaaarrrrrggggggggghhh ngomong apa sih?!*            Kalo inget si cewek, pasti langsung nyambung ke si cowok juga. Kadang ada penyesalan, rasa rindu dan kangen atau malah ingatan masa lalu. AARRGGGHHH GALAU! NO MORE! JUST SHARING LOOOH WEEE BIAR INI BLOG ADA ISINYA WALAUPUN ABAL-ABAL GITU!
                Inget dia dan si dia (He dulu baru She, yaaa), aku bergumam dalam hati:
‘Why? How could it happened?’
‘Ooohh, she’s his choice. Maybe…the best choice :’)’
‘My mistake…. Yes it is.’
‘Just let him goooowwwww’
‘They areee……maybe…. Look like…..best couple, destiny’
‘She’s better than me.’
‘Take care of him, more than I have taken care of him’
‘Life Happily Together Ever After…….’


Step by step
Backward
Disappear slowly, with the wind of your love
A lil teardrops on my pillow
Smiling. Smiling because you smile for her

Please. No regrets.
He’s the reason for the teardrops on my pillow –another galau and Enchanted-

Can you see that I’m the one who understand you
Been here all along so why can’t you see
You belong with me

w/
-me,
Wrote this sleepily-
HAPPY ENDING

Read More

Minggu, 19 Februari 2012

Memorable Things

                     Agak nyesek ditambah lesu dan kepala juga nyut-nyutan ngeliat kamar sendiri sekarang berantakannya udah kayak Titanic gak ditabrak karang es lagi, tapi dijungkir balikkan-dirollingkan 23 kali di Laut Pasifik *terotak ujian pendjas*. Sebenernya udah ada niat buat beresin kamar, tapi tadi pagi pas mata ini masih pengen dimanjakan, eeh orang rumah malah udah sibuk mau pigi. Dan siangnya lagi-lagi aku terhanyut dalam arus damainya boci sambil baca buku MSS-nya bang Dikung yang sedikit ngasih inspirasi buat nulis malam ini J *peluk dan cium mpok Nori buat bang Dikung*.
                Malam ini, aku kembali mengabdi ke kerjaan biasanya kepada keluarga tercinta, jadi satpam rumah. Iya, jadi satpam *diulang biar yang bacanya masih ngeja makin lancar*. Rasa nyesek, lesu dan kepala yang nyut-nyutan tersebut di atas sekarang dapet kawan lagi malam ini, merinding. Yap! Bulu Itali *biasanya kan bulu Roma kan* yang ,melekat di tubuh ini malam ini memang lagi agak bertingkah karena aku sendirian di rumah, lagi *celingukan kanan kiri*. Oke, gak usah bahas yang tadi ya, nanti aku gak jadi cerita. Bukan merajok, tapi ketakutan sendiri -_________-.
                Melayang dari yang itu, tadi aku ngebongkar lemari buku setelah nada sms di hp berdering dan getarannya mengguncang bumi karya Sehati. Gak ngarep sih sms dari ahem *ketelen bijik pokat nyebut namanya*, yang ada malah sms si ketua kelas. Syukurlah malam ini smsnya bukan nagihin hutang pulsa *sujud sukur*. Intinya kira-kira gini; ‘weee besok jangan lupa bawa topi, kita upacara bendera blahblahblahblahblah’. Gak maksud beresin buku dan masukin segala yang berserak itu ke dalam lemari, tapi malah buat kamar makin jadi kayak kandang BABI << *sengaja digedein dan diperjelas, biar PUAS!*, iya persis (shio) penghuninya. Satu tujuan: nyari topi buat upacara besok.
                Di tengah-tengah pembongkaran dan pemberantakan itu, mata kosong nan tidak seindah mata Tay ini terpaku habis di tokok martil menangkap tumpukan-tumpukan di pojok lemari *kali ini gak nangkep pake jarong ubur-ubur*. Jari-jari mungil yang masih pendek kukunya kayak yang punya jari ini menarik tumpukan itu dengan membaca BISMILLAH sebelumnya dan ALHAMDULILLAH setelahnya. Tanpa maksud nyerak’in lemari sih, tapi yaaaa itu lah yang terjadi. Apa boleh buat yekan. Aku bisa diidentifikasikan jadi orang gila dan mungkin kalo ada mobil pemadam kebakaran, aku bakalan diangkut dan dibawa ke rumah makan padang. Ooohh, sungguh mas pemadam yang pengertian J. Oke, yang ada sekarang, aku lagi senyum-senyum sendiri *yang kata orang kalo senyum-senyum sendiri itu kayak orang gila. Dan sebenernya, tanpa senyum-senyum sendiri pun aku udah gila*, sambil bongkarin satu-satu barang dari tumpukan.
                Barang pertama, tempat pensil kain buah tangan dari Aceh yang dikasih sama Marizka, isinya hp N3110c beserta batre dan simcard tersayang yang sekarang lagi diopname dan dalam masa pemulihan dalam proses hibernasi yang panjang. Cepet sembuh yaaa, I miss ya’, wish you were here :’) *nangis di dalem lemari*.
                Kedua, tempat pensil jaring-jaring yang ku pake hampir 3 tahunan semasa sekolah *berasa sekarang sarjana, gitu?! -_-* isinya gantungan-gantungan kunci dari berbagai penjuru Indonesia dan dunia (baca: oleh-oleh gratisan habis malak kawan yang baru pulang liburan).
                Yang ketigaaa *pake nada lagu Tombo Ati* *waaaaa suddenly missing Nasyid HM :’(*, tempat pensil warna biru yang ada gambar Bona dan Rong-rong yang unyunya super sekali saudara, bonus dari majalah Bobo yang ku beli pas kelas 5 SD. Isinya, cuma kertas-kertas yang udah kumel-gadel-dekil-iyuuuuh banget mungkin buat beberapa orang, yang kalo ada yang nyaranin buat nyuci kertas-kertas itu, aku gak bakalan nurutin saran itu. Yang ada, bukannya makin bersih tapi malah jadi bubur yang siap santap di hari minggu yang cerah bersinar dengan Mama Lemon *eh*. Dirinciin isinya yaaaaakkk kayak jurnal anak ekonomi;
»        kartu bukti pembayaran uang sekolah sama uang OSIS kelas XI
»        kwitansi bimbel, simulasi, foodcourt,
»        hutang brosur-brosur,
»        kertas selebaran pemberitahuan dari sekolah,
»        coret-coretan pas masa-masa galau tentang ………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..d.i.a.
»        Ada gravity berinisial S.P.I.N.K *bukan inisial ini namanya -___-*, gambar yang aku buat sekitar satu tahunan lalu, sebelum ‘masanya kami’.
Yang gak bisa dipungkiri adalah bahwa sesungguhnya hampir di setiap kertas-kertas kumel itu terdiri dari tulisan tangan yang dengan tulus nulis SPINK atau nama d.i.a ._. Ada juga satu kertas yang isinya itu kayak komik, pas aku galauin dia tepat malam ujian fisika. ASLI ya, malam itu aku langsung nutup buku fisika, frustasi nyari jawaban fisika gak dapet-dapet eeh malah kepikiran anak orang sebatang ini, malam tanggal 16 Maret 2011 itu. komik yang juga pernah aku tunjukin sama dia, gravity itu juga. Aku tau, nyadar juga, gambar yang ku buat itu gak bagus-bagus amat malah bisa dibilang ancur dan amit mungkin iyaaa. Tapi pas aku nunjukin ke dia, responnya itu biasa aja. Gak tau kenapa, gak suka atau gimana. Atau mungkin pas hari itu saraf sadarnya lagi cuti, jadi saraf tak sadarnya yang kerja. Hasilnya? Bener-bener gak sadar ini anak orang!
                Responnya dia itu gak kayak…..
                ‘WOW’ atau ‘We-O-We’ atau ‘WAW’ atau ‘We-A-We’ atau yang standard deh,
                ‘Lucu,’
                ‘Bagus,’
                ‘Kapan buatnya?’
                ‘Kok bisa?’
                ‘Ada-ada aja yaaa,’
                ‘Buat aku ya,’
                ‘Besok buatin lagi ya. Biar ku kumpulin trus habis itu aku kilokan, mayan buat beli bensin,’ *siram solar*
Oke, mungkin kalo yang kayak gitu terlalu ngarep pujian yang berlebihan buat gambar yang nilainya dibawah KKM. Paling gak, yaaa yang jujur-jujur aja deh!
                ‘Jelek! Aku gak suka! Bakar aja sana terus hayutin abunya ke sawah belakang rumah, toh juga ntar kebawa arus sampe Samudera Hindia,’ *Ya Allah, tabrak aku sekarang pake kereta api!* Bukan sakit hati kalo misalnya dia bilang kayak gitu. Yang buat aku rela ditabrak kereta adalah sawah di belakang rumah itu kalo gak kiamat juga gak bakalan bermuara ke Samudera mana pun loooh Щ(ºДºщ) .
Kayak yang aku bilang tadi, dia kayak gak ngerespon sama hasil kerja keras imajinasi ku! Malah diem dan…………senyum gak ya dia waktu itu, tauk ah lupa. Oiya trus ada kertas HVS bekas buat surat lamaran kerja yang gagal. Oke-oke, bukan surat lamaran kerja gagal yang ditolak sama guru bahasa Indonesia yang buat aku galau, tapi tulisan di belakang kertas HVS itu yang berupa monolog+monolog = dialog atau kata lainnya percakapan antara 2 insan manusia yang satu sok tua dan yang satu sok muda (waktu itu masih manggil kakak-adek). Tulisan itu ditulis pake pensil mekanik warna merah, kadang-kadang warna kuning. OH MY GOOSSSSHHHH!!! Already I’m brained! Langsung galau. Tengkurep di rel kereta api. Nyelem ke Danau Toba.
                Ada satu barang juga yang cukup menyimpan kenangan. DIARY. Agak illfeel sih sebenernya ngeliat Diary milik pribadi anak curut ini. Nginget aku kurang srek sama warna PINK dan tidak dikurangi malah ditambahi lagi sama gambar Mashimaro di cover dan setiap halaman unyunya, yang bikin aku malah makin enek. Tapi itulah adanya, diary yang aku beli pas kelas 4 SD dengan harga 14.000 rupiah dan sangat berharga bagi anak SD di bawah umur yang saat itu uang sakunya Cuma 1000 rupiah per hari. Dramatis. Urusan duit sih, aku lancar. Itu manusiawi. No offense. Yes my self. *jangan hiraukan*.
Well, yang lebih absurd dari Diary ini selain warnanya yang……………………….pink, setelah diangkut dari kasur eh kasir, hanya ada beberapa halaman yang terisi. Halamannya juga menipis gara-gara sering dicabutin buat sele-sele.
                ‘Sele itu kaaannnn….pisang SELE!’
                ‘Kau lah yaaa, kalo udah pisang cepat kali otaknya’
                ‘Pisang itu manusiawi’
                ‘Pisang itu nabati-awi, bukan manusia-wi -___-‘
                ‘eehhh iya juga yaaa -_-‘
*intermezzo*
Isi diary itu pun gak kalah beragamnya kayak gado-gado yang dimakan sama si Raffi  kemarin. Mulai dari celotehan anak SD, kelabilan siswa SMP dan kegalauan remaja SMA. Yang absurd dan awkward dari 3 topik di atas adalah, 3 topik itu diisi dalam halaman kurang dari 50 halaman dan dalam waktu lebih dari 8 tahun! We-O-We >> DELICIOUS!
                Entah kenapa aku masih nyimpen barang-barang yang buat sebagian orang itu udah sampah. Mungkin salah satu alasannya adalah, karena otak yang kapasitasnya lebih dari 230cc ini memorinya gak cukup lagi, jadi diputuskanlah untuk mengabadikan setiap barang yang punya momentnya masing-masing itu dan suatu saat aku bakalan jadi orang gila lagi (senyum-senyum sendiri) ngeliatin barang-barang itu. Jujur deh, nginget masa lalu itu punya kesenangan tersendiri karena dia lagi gak kerja kelompok (?).
Rasanya itu sama kayak pas lulus ujian handstand sama kayang, bahagianya jauh sangat di luar biasa.
Atau saat nyantap bekal makanan atau nasi padang pas mau bimbel, nikmatnya tak terkira.
Bahkan kayak pas ditabrak angkot dari belakang kemarin, terharu hingga menitikkan air mata :’).
                Gak tau entah sampe kapan aku bakalan nyimpen barang-barang ini. Tapi selagi aku mampu dan ruang di lemari itu masih ada, aku bakalan tetep nyimpen mereka. Kalau pun suatu saat lemari itu udah penuh dan gak muat lagi, atau lemari itu udah gak ada lagi di kamar buat ku, aku bakalan berusaha buat nyisain ruang di memori otakku yang unyu ini atau di lubuk hati yang kata orang sih dalem itu.

Someday, memorable things as proofs of our own histories.

w/
-me,
Found memorable things deep in my wardrobe life-
Read More

Pages

Credits

Diberdayakan oleh Blogger.