"Nikahi Maria, Fahri! Nikahi dia..."
"Tapi Aisha, tidak semudah itu!"
"Nikahi dia!"
*playlist soundtrack: Rossa - Ayat-ayat Cinta*
Well, part film Ayat-ayat Cinta yang itu emang nguras emosi ku. Gak tau kenapa. Dan aku lumayan suka bagian yang itu. Karna di situ, Aisha yang mencintai Fahri rela jika Fahri berbagi hati dengan wanita lain, Maria. Boleh jujur, pas nonton part itu aku nangis (˘̩̩̩╭╮˘̩̩̩)
Ada pepatah bilang yang intinya, kita mulai bersikap dewasa saat kita bisa mengerti keadaan orang yang kita sayangi dan saat kita mampu merelakan dia pergi dengan orang lain meskipun kita masih membutuhkannya, lebih tepatnya... menyayanginya.
Gaktau dari mana aku dapetin intisari pepatah yang kayak gitu. Emang beneran ada atau cuma pemikiran yang secara ajaib muncul kayak bohlam nyala di atas kepala seberat < 23 kg ini.
Aku pernah ngayalin keadaan kayak gini terjadi sama aku dan...dia. Bahkan aku bilang ke dianya langsung. Tapi pas aku bilang hal ini ke dia, gak ada 'sesuatu' apapun yang menjadikan seseorang ibarat Maria. Dia juga nanggepin hal ini sebagai bahan omongan dan lelucon aja. Kayak biasanya.
Tapi sekarang nyatanya lain. Kisah kami bener-bener kayak Ayat-ayat Cinta. Dan aku jadi Aisha-nya (ʃƪ´⌣`). Siapa coba yang gak mau jadi perempuan anggun nan bijaksana kayak Aisha?! Well, kalau dibilang sakit sih iya, nyesek...iya juga. Tapi itu lah kenyataannya. Semua itu pasti punya pilihan. Dan pilihan itu ada di tangan dia. Gimana pun keputusan dia, aku legowo hahah :D berbesar hati laaah. Mungkin selama ini memang aku yang udah kelewatan sama dia. Didn't mean to be rude. Aku anggap ini kayak sebuah...KARMA.
Mereka bilang, gak semuanya salah ku. Jangan nyalahin diri sendiri sepenuhnya. Dia pasti lebih memihak aku. Makasih mentemen sarannya (っ˘⌣˘)(˘⌣ ˘ c). Sedikit lega dengernya.
Yang ada sekarang, aku lebih jaga jarak sama dia. Dia bilang aku ngehindar. Tapi aku bilang kalau aku..... mundur. :')
*playlist soundtrack: Rossa - Ayat-ayat Cinta*
happy ending ♥
"Tapi Aisha, tidak semudah itu!"
"Nikahi dia!"
*playlist soundtrack: Rossa - Ayat-ayat Cinta*
Well, part film Ayat-ayat Cinta yang itu emang nguras emosi ku. Gak tau kenapa. Dan aku lumayan suka bagian yang itu. Karna di situ, Aisha yang mencintai Fahri rela jika Fahri berbagi hati dengan wanita lain, Maria. Boleh jujur, pas nonton part itu aku nangis (˘̩̩̩╭╮˘̩̩̩)
Ada pepatah bilang yang intinya, kita mulai bersikap dewasa saat kita bisa mengerti keadaan orang yang kita sayangi dan saat kita mampu merelakan dia pergi dengan orang lain meskipun kita masih membutuhkannya, lebih tepatnya... menyayanginya.
Gaktau dari mana aku dapetin intisari pepatah yang kayak gitu. Emang beneran ada atau cuma pemikiran yang secara ajaib muncul kayak bohlam nyala di atas kepala seberat < 23 kg ini.
Aku pernah ngayalin keadaan kayak gini terjadi sama aku dan...dia. Bahkan aku bilang ke dianya langsung. Tapi pas aku bilang hal ini ke dia, gak ada 'sesuatu' apapun yang menjadikan seseorang ibarat Maria. Dia juga nanggepin hal ini sebagai bahan omongan dan lelucon aja. Kayak biasanya.
Tapi sekarang nyatanya lain. Kisah kami bener-bener kayak Ayat-ayat Cinta. Dan aku jadi Aisha-nya (ʃƪ´⌣`). Siapa coba yang gak mau jadi perempuan anggun nan bijaksana kayak Aisha?! Well, kalau dibilang sakit sih iya, nyesek...iya juga. Tapi itu lah kenyataannya. Semua itu pasti punya pilihan. Dan pilihan itu ada di tangan dia. Gimana pun keputusan dia, aku legowo hahah :D berbesar hati laaah. Mungkin selama ini memang aku yang udah kelewatan sama dia. Didn't mean to be rude. Aku anggap ini kayak sebuah...KARMA.
Karma does EXIST!Walaupun dia bilang lebih milih aku, tapi entah kenapa akunya jadi gak yakin aja sama dia lagi sejak kejadian itu. Ditambah lagi aku bilang kepercayaan aku ke dia udah berkurang gara-gara 'sesuatu' kejadian. Bingung. Galau.
Mereka bilang, gak semuanya salah ku. Jangan nyalahin diri sendiri sepenuhnya. Dia pasti lebih memihak aku. Makasih mentemen sarannya (っ˘⌣˘)(˘⌣ ˘ c). Sedikit lega dengernya.
Yang ada sekarang, aku lebih jaga jarak sama dia. Dia bilang aku ngehindar. Tapi aku bilang kalau aku..... mundur. :')
Wanna be alone, so leave me now!Keputusannya ada ditangan dia. Gimana pun nanti selanjutnya, aku siap. Bisa dibilang, sekarang aku lagi nyiapin diri dari keputusan yang bakal tercetus dari dia. Manis atau Pahit.
*playlist soundtrack: Rossa - Ayat-ayat Cinta*
Maafkan bila ku tak sempurnaaa...





0 komentar:
Posting Komentar